Sebelum anda aborsi-kan kandungan anda, bacalah sepenggal surat dibawah ini, surat yang di tuliskan sebuah, se-ekor, seorang (atau apalah nama yang tepat baginya) janin yang di aborsi oleh orangtuanya. Berani berbuat harus berani bertanggungjawab apaun konsekuensi yang akan diterima, ingat bayi didalam rahim tidak bersalah, dan sebutan 'anak haram' menurut saya adalah kurang tepat karena anak tersebut menyandang predikat atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya, Jika boleh saya menyebutkan kata-kata lebih tepat selain 'Orangtua haram'.
Teruntuk Bundaku tersayang...
Dear,Bunda...
Hai Bunda, bagaimana kabar bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja, Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh Nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda....
Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk Nanda tempati walaupun hanya sesaat...
Bunda,... sebenarnya Nanda ingin lebih lama lagi tinggal di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan rahim bunda untuk ditempati oleh Nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan Nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, rasanya sakit banget bunda....badan Nanda rasanya perih seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan. Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan Nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan Nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di sisi Nya.
Bunda,... Nanda mau cerita, dulu Nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan Nanda pada saat itu, dan membiarkan nanda sendirian di sini ? Apakah bunda tidak sayang sama Nanda? Bunda tidak ingin mencium Nanda? Atau jangan-jangan bunda melakukan ini gara-gara takut kalo nanti Nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukankah setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses Nanda tidak dalam ikatan pernikahan. Nanda semakin bingung dan akhirnya Nanda putuskan untuk diam.
Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau bertanya sama bunda aja ahh.., pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat Nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir Nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan Nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Nanda bisa bermain bersama di taman bersama ayah dan bunda. Kenapa bunda ?...
Suatu ketika malaikat pernah mengajak Nanda berjalan-jalan ke tempat yang bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal Nanda di surga. Disana tempatnya gelap dan panas, Nanda sampai keringatan berada disana, Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buah aneh yang berduri, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar seperti sate, serem banget deh bunda.
Malaikat berkata kepada Nanda, “ Apabila ayah bunda kamu tidak bertobat, maka disitulah tempatnya kelak.” Di situlah orang yang berzinah akan tinggal dan disiksa selamanya. Nanda tidak mengerti apa itu “zinah” tapi Nanda sedih jika ayah dan bunda ditempatkan di neraka. Nanda tidak ingin ayah dan bunda menderita di neraka seperti orang yang Nanda lihat tadi. Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang ayah bunda kamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di surga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertobat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertobat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.
Setelah mendengar hal itu, segera saja Nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut Nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertobat. bunda tobat ya, ajak juga ayah. biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti Nanda kenalkan dengan Allah dan malaikat-malaikat yang menjaga dan memelihara Nanda selama ini.
Dear,Bunda...
Hai Bunda, bagaimana kabar bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja, Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh Nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda....
Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk Nanda tempati walaupun hanya sesaat...
Bunda,... sebenarnya Nanda ingin lebih lama lagi tinggal di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan rahim bunda untuk ditempati oleh Nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan Nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, rasanya sakit banget bunda....badan Nanda rasanya perih seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan. Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan Nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan Nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di sisi Nya.
Bunda,... Nanda mau cerita, dulu Nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan Nanda pada saat itu, dan membiarkan nanda sendirian di sini ? Apakah bunda tidak sayang sama Nanda? Bunda tidak ingin mencium Nanda? Atau jangan-jangan bunda melakukan ini gara-gara takut kalo nanti Nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukankah setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses Nanda tidak dalam ikatan pernikahan. Nanda semakin bingung dan akhirnya Nanda putuskan untuk diam.
Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau bertanya sama bunda aja ahh.., pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat Nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir Nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan Nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Nanda bisa bermain bersama di taman bersama ayah dan bunda. Kenapa bunda ?...
Suatu ketika malaikat pernah mengajak Nanda berjalan-jalan ke tempat yang bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal Nanda di surga. Disana tempatnya gelap dan panas, Nanda sampai keringatan berada disana, Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buah aneh yang berduri, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar seperti sate, serem banget deh bunda.
Malaikat berkata kepada Nanda, “ Apabila ayah bunda kamu tidak bertobat, maka disitulah tempatnya kelak.” Di situlah orang yang berzinah akan tinggal dan disiksa selamanya. Nanda tidak mengerti apa itu “zinah” tapi Nanda sedih jika ayah dan bunda ditempatkan di neraka. Nanda tidak ingin ayah dan bunda menderita di neraka seperti orang yang Nanda lihat tadi. Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang ayah bunda kamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di surga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertobat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertobat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.
Setelah mendengar hal itu, segera saja Nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut Nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertobat. bunda tobat ya, ajak juga ayah. biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti Nanda kenalkan dengan Allah dan malaikat-malaikat yang menjaga dan memelihara Nanda selama ini.
Bunda, kasih kesempatan buat Nanda ya.... biar Nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik Nanda mengalami nasib yang sama dengan Nanda, biarlah Nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.
Sudah dulu ya bunda... Nanda mau main-main dulu di taman surga bersama malaikat.... Nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... Nanda sayang banget sama bunda...
Tertanda,
Nanda--------------------------
baca juga :
Siapa Anda Bukanlah Masalah
Aku Selalu Mencintaimu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar