10 Kota paling macet di dunia

10.Caracas, Venezuela

Peningkatan jumlah kendaraan di ibukota Venezuela ini terhitung sangat  cepat, ini didukung oleh hasil dari keuntungan besar dari penjualan minyak Venezuela. Tahun lalu, penjualan mobil dua kali lipat menjadi 300.000 unit. Sedangkan tidak ada pembangunan ruas jalan baru di negara ini.

untuk menghindari kemacetan panjang mereka keluar rumah pukul 05:00 dari rumah sehingga mengakibatkan sebagian besar penduduk caracas mengalami kurang tidur, emosi tinggi dan pemarah, sampai-sampai para psikiater menganjurkan apa yang mesti dilakukan ketika menghadapi macet seperti membaca, mendengarkan musik tetapi tidak berkelahi dengan orang sesama pengguna jalan.

9.Mexico City, Mexico

Kota terbesar ke 2 di dunia ini adalah kota dengan kontribusi asap dari awal sampai akhir dari lalulintasnya.
tahun 2000-an, pengguna mobil hanya 17% dari penduduk yang tinggal di kota. Pada 2007, jumlah meningkat menjadi 33%. Ironi nya sebagian besar dari mobil yang merangkak adalah mobil bekas dari amerika serikat yang tidak memenuhi standar emisi mexico apalagi amerika.

8. Shanghai, Cina

Shanghai, salah satu kota besar di China yang penduduknya sangat padat. mulai dari tahun 1998 sampai 2003 jumlah kendaraan pribadi meningkat dari 7000 sampai 170.000 unit.

Lalu lintas di Shanghai lebih menyebalkan daripada kebanyakan kota besar lainnya, bagaimana tidak?... bayangkan apabila anda mengendarai mobil dan harus berbagi jalan yang sama dengan pengendara sepeda dan pejalan kaki.

7. Manila, Filipina

Kota ini merupakan kota dengan sistem transportasi terburuk, karena mereka tidak mengenal yang namanya sistem transportasi dan lalulintas yang memadai, yang ada hanya jalan. 

tidak heran bahwa kota ini mempunyai kontribusi kemacetan terbesar ke-7 di dunia.

 

 

6. Moscow, Rusia

Moskow kota maju di Rusia yang terkenal, tapi masalah kemacetan kota satu ini bisa dibilang serius, Salah satu penyebabnya adalah musim dingin yang membeku parah, sehingga transportasi tidak dapat bekerja dengan baik karena es hitam.
Jalanan di Moskow tidak hanya padat di peak hour, tapi bahkan pada siang hari dan malam. Meskipun banyak jalan diperlebar, banyak persimpangan baru dibangun, kecepatan lalu lintas turun dari tahun ke tahun.

5. Jakarta, Indonesia

Satu-satunya kota metropolitan yang belum mempunyai sistem tranportasi bawah tanah atau subway, kendalanya karena kota jakarta yang kerap kali banjir pada saat musim hujan.
 
Lalu lintas Jakarta selalu menjadi masalah besar bagi pemerintah. Program pemerintah dengan mengadakan jalur busway tampaknya tidak terlalu efektif dalam mengatasi kemacetan ibukota tercinta ini. Perilaku dan kesadaran para pengguna jalan juga mempengaruhi dan memberikan kontribusi masalah kemacetan di jakarta.


Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) telah menempatkan Jakarta sebagai kota ketiga paling berpolusi di dunia setelah Mexico City dan Bangkok. UNEP juga mengatakan bahwa 67% berasal dari pencemaran bentuk emisi mobil.
Data dari dinas perhubungan , menunjukkan ada peningkatan jumlah kendaraan di Jakarta sekitar 11% per tahun sementara peningkatan jalan hanya 1%. Dari total jumlah kendaraan di Jakarta sekarang sekitar 4,9 juta, 2,8 juta diantaranya adalah kendaraan roda dua dan 2,2 juta adalah roda empat.

4.Bangkok, Thailand

Bangkok sudah mempunyai Skytrain, dan juga subway. Sistem kereta bawah tanah dibuka untuk umum pada Juli 2004. Awalnya, jumlah penumpang itu cukup banyak, tetapi, karena lebih mahal daripada Skytrain, jumlah penumpang yang menggunakan setiap hari telah menurun. Perkiraan saat dibuka lebih dari 400.000 orang, tapi ternyata jumlah nya tidak seperti yang dibayangkan yaitu hanya sekitar 150.000 penumpang setiap hari.

Para perencana tata kota tidak memperhitungkan bahwa orang Thailand terobsesi dengan mobil. Memiliki mobil telah menjadi sebuah prestise yang tidak dapat dilewatkan, bahkan untuk kalangan kelas menengah bawah, yang hampir tidak dapat mampu menutup biaya hidup setiap bulan, rela menghabiskan semua uang mereka untuk membeli/mencicil mobil.

3.Cairo, Mesir

Pemerintah dan para perencana tata kota Mesir telah berjuang selama beberapa dekade dengan masalah lalu lintas Kairo. Kota ini memiliki banyak alternatif angkutan umum seperti bis tingkat, kereta, trem, dan jaringan kereta bawah tanah; banyak kendaraan jalan layang; pejalan kaki jalan layang, dll Tapi perbaikan ini semua tidak cukup sebanding pertumbuhan Kairo yang cepat dan konstan. sehingga kota ini merupakan kota penuh sesak.

2.Mumbai, India

Kemacetan lalu lintas di kota Mumbai ini muncul karena berbagai alasan: kepadatan penduduknya, cuaca buruk (hujan deras), jalan-jalan sempit yang mengerikan, dan jumlah kendaraan yang tinggi. Banyak wisatawan mengeluh tentang udara di sana yang penuh dengan polusi dan itu menjadi hal yang lumrah, bagi masyarakat setempat.

 

1. Sao Paolo, Brazil

São Paulo adalah kota dengan tingkat kemacetan lalu lintas terburuk di dunia. Pada tanggal 9 Mei 2008, sejarah mencatat suatu rekor dengan antrian kemacetan 166 mil (266 km) dari total 522 mil (835 km).
beberapa pendapat mengatakan bahwa masalah kemacetan lalu lintas terjadi di Sao Paolo ini karena dipercepatnya laju motorisasi sejak tahun 2003. setiap hari ada sekitar 1000 mobil yang terjual di pasaran.

adakah Solusi untuk masalah kemacetan ini? ditambah dengan akan bermunculannya LCGC (Low Cost Green Car) akan jadi apa kota Jakarta?...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar