Sadar tidak sadar kita sering menjadikan Tuhan sebagai "tukang acc" permintaan kita.
"Tuhan,.. aku mau ini, tolong kabulkan ya Tuhan,... please... aku mohon please..."
"Tuhan, aku suka dia, tolong satukan kami ya Tuhan, dan jauhkan dirinya dari penggangu itu..."
"Tuhan aku mau kuliah disini, tolong supaya aku bisa diterima ya?..."
Bahkan kita sering men"dikte" Tuhan.
"Tuhan, kalau memang ini kehendakMu, biarlah terjadi ini dan ini..."
pertanyaannya:
who is the God anyway?
kalau dihadapkan pada pertanyaan yang seperti itu tentu kita akan langsung menjawab: "Dia" (sambil menunjuk keatas). tapi mengapa sikap kita seringkali bertentangan dengan jawaban kita?
memang tidak ada salahnya untuk meminta sesuatu daripadaNya, itu adalah hal yang wajar kita lakukan sebagai umatNya, tapi perlu di ingat bahwa dia adalah Allah yang maha kuasa, pencipta langit dn bumi dan pencipta anda sekalian. apa maksudnya?...
Maksudnya adalah bahwa Dia yang maha kuasa, pencipta langit dan bumi dan seluruh alam semesta beserta isinya, dia berkuasa dan berhak dan mengabulkan dan menolak permintaan kita.
Apabila anda berdoa, janganlah sekali-kali anda berdoa seolah-olah kehendak, kebutuhan dan keinginan anda yang harus terkabulkan, itu sama dengan hal nya anda memaksakan kehendak anda kepada Tuhan, tetapi apabila anda berdoa, berdoalah dan meminta-lah apa yang menjadi kebutuhan anda dan masalah keputusan, serahkan sepenuhnya kepada Dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar