Sehelai Rumput dan Setitik Debu dapat Merenggut Nyawa Anak ini.




Yang didambakan oleh Alex Hannard adalah bermain dengan teman-teman sebayanya di luar halaman rumah, tapi apa daya karena dia menderita penyakit aneh, maka dia tidak dapat melakukan hal tersebut karena sehelai rumput saja dapat membahayakan hidupnya, karena infeksi jamur atau bakteri dapat membahayakan nyawanya.
 
Alex dari Hill Head, Hampshire, menderita gangguan kekebalan tubuh kronis atau Chronic Granulomatous Disease (GCD), yang menghentikan sel darah putihnya memerangi serangan bakteri dan infeksi jamur.

Alex berusia sebelas tahun dan jarang sekali meninggalkan rumahnya karena ia dapat dengan mudah terkena infeksi jamur dan bakteri bila berada di alam luar. Didalam rumah saja keadaan harus benar-benar dijaga agar selalu steril dari kuman-kuman dan bakteri agar tidak membahayakan Alex. Louise ibunda Alex, terpaksa berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat agar dapat merawat putera tercintanya tersebut. Louise juga bilang akibat kelainan ini, Alex menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya, terutama saat ia pergi ke sekolah.

Alex didiagnosis dengan GCD pada tahun 2007 saat masih berusia lima tahun, oleh dokter di John Radcliffe Hospital, Oxford, Oxon.
 
Awalnya para petugas medis sama sekali tidak tahu apa yang terjadi pada Alex sampai ia dibawa ke ruang perawatan intensif, dan meminta orang tuanya yakni Louise dan David untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk yaitu Alex dapat saja meninggal.

Beruntung salah satu dokter mengetahui bahwa Alex mengidap penyakit GCD dan tim dokter mengambil tindakan mempompa alex dengan steroid. Sehingga tiga hari kemudian ia bangun dan kembali sehat, tetapi Alex membutuhkan transplantasi sel darah putih sehingga dapat membuat dia hidup dengan normal.

Sungguh suatu hal yang tidak menggembirakan bagi Alex karena anak seusianya yang sewajarnya berinteraksi dengan alam dan teman-teman_nya harus menghabiskan waktunya tinggal didalam rumah.
 
Hingga saat ini Orangtua Alex hanya mampu berdoa mengharapakan mukjizat dari Tuhan semoga kelak anaknya yang bercita-cita menjadi ilmuwan genetik ini bisa memiliki kehidupan normal sebagaimana manusia lain pada umumnya.




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar