Selama ini Amerika merupakan ikon
kebebasan dalam ekspresi seksual, namun penelitian mulai menemukan perubahan
yang signifikan terhadap kehidupan seksual masyarakat nya terutama gadis-gadis
mudanya yang semakin sadar untuk tetap mempertahankan keperawanannya.
Survey yang dilaksanakan oleh hercampus.com
dan bertajuk “Ultimate College Girl Survey” ini meneliti tentang perilaku
seksual di kalangan anak muda Amerika serikat yang menunjukkan perubahan dari tradisi
sebelumnya. Survey yang diadakan selama tahun akademik 2011-2012 dan melibatkan 2600 peserta dari 677 sekolah
di Amerika dalam jenjang usia 17 sampai 23 tahun ini memperoleh hasil 69% responden
mengatakan bahwa mereka tidak kehilangan perawan sampai mereka berusia 18
tahun, dan 43% responden menyatakan bahwa mereka masih dalam keadaan perawan
pada saat di survei.
Laura Lindberg, peneliti senior di
Guttmacher pada self magazine mengatakan bahwa Penundaan Seks dalam survey ini
merupakan temuan baru. Dan hal yang menjadi factor potensial keputusan para
mahasiswi mempertahankan keperawanannya yaitu ras, pendapatan, dan pendidikan
orangtua.
Hasil penelitian ini mendukung adanya penelitian
sebelumnya yang diluncurkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di
Amerika. Yang menyatakan bahwa gadis-gadis muda menunggu lama untuk memiliki
pengalaman seksual pertama mereka. Pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir
remaja 15-19 tahun yang aktif secara seksual menurun dari 51% menjadi 43% pada
tahun 2006-2010. Bahkan, untuk laki-laki, data CDC menunjukkan penurunan lebih
besar, yaitu dari 60% pada tahun 1988 menjadi 42% pada 2006-2010.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar