Pada saat
Polisi melakukan penggeledahan di markas FPI dan rumah ketua FPI, Habib Rizieq
Shihab, Sumaryono yang merupakah salah satu penyidik dari kepolisian
mengungkapkan bahwa mereka berhasil menyita beberapa keping VCD dan majalah
porno seperti playboy serta foto bugil puteri Indonesia saat mengikuti kontes
miss Universe dari rumah Rizieq.
Menurut Rizieq barang-barang yang disita dari
rumah-nya dan markas FPI, merupakan bukti ilegal. Dan dia merasa keberatan
tentang diajukannya bukti-bukti yang diketemukan di rumahnya dan markas FPI
tersebut. Karena dengan dijadikannya barang-barang bukti berupa VCD dan majalah
porno tersebut akan mengganggu nama baiknya ucap Rizieq yang menjadi ter-dakwa
kasus insiden Monas 1 Juni itu.
Alasan yang lain adalah bahwa VCD dan beberapa majalah porno tersebut tidak ada kaitannya dengan insiden monas, dan barang bukti tersebut adalah wujud dari upaya mereka memerangi pornografi dan pornoaksi yang selama ini terjadi, sehingga barang-barang tersebut memang dikumpulkan mereka untuk selanjutnya dilaporkan pada polisi. Dan mengenai Poster bugil puteri Indonesia saat mengikuti miss Universe merupakan arsip dari FPI saat melayangkan gugatan terhadap majalah playboy pada saat itu.
Alasan yang lain adalah bahwa VCD dan beberapa majalah porno tersebut tidak ada kaitannya dengan insiden monas, dan barang bukti tersebut adalah wujud dari upaya mereka memerangi pornografi dan pornoaksi yang selama ini terjadi, sehingga barang-barang tersebut memang dikumpulkan mereka untuk selanjutnya dilaporkan pada polisi. Dan mengenai Poster bugil puteri Indonesia saat mengikuti miss Universe merupakan arsip dari FPI saat melayangkan gugatan terhadap majalah playboy pada saat itu.
Selain majalah, 6 keping VCD juga dijadikan barang
bukti di persidangan. Sedangkan menurut saksi Sumaryono, dari 6 keping VCD itu
ia sempat menyaksikan 3 keping VCD yang memutar rekaman insiden Monas dan
ceramah Habib Rizieq Shihab
Menurut anda apakah alibi ini masuk
akal?
sumber : Jarkommedia.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar