Hal-hal Pemicu Perselingkuhan Suami

Dalam artikel kali ini, bukan maksud saya untuk membela kaum pria dan menyalahkan kaum wanita. Tetapi lebih pada memberikan sebuah informasi tentang penyebab-penyebab terjadi sebuah perselingkuhan yang dilakukan suami. Sehingga kaum isteri dapat mengantisipasinya sejak dini agar suami tercinta dapat tetap dalam pelukan sang isteri.


Berikut hal-hal yang sering memicu terjadi perselingkuhan dari suami : 


1. Suami Merasa Lemah di dalam Rumah


Tagihan listrik, SPP sekolah, belanja bulanan, pajak kendaraan, dan lain sebagainya bisa mengganggu hubungan dengan pasangan anda. Apalagi jika Penghasilan suami tidak cukup kuat untuk mencukupi tekanan seperti itu, Suami akan merasa terancam di dalam rumah dan berusaha mencari orang lain yang membuatnya lebih nyaman. 


Sebagai seorang isteri memang penghasilan suami memang menjadi kebutuhan penting demi kelangsungan hidup seluruh keluarga, tetapi bukanlah alasan bagi anda untuk selalu menyalahkan dan mencecarnya dengan masalah – masalah itu.


Beberapa pria yang berselingkuh mengaku bahwa ketidakmampuan di rumah membuatnya merasa menjadi seseorang yang lemah. Dia merasa sebagai pecundang, apalagi di saat istri marah-marah dan mengungkit-ungkit ketidakmampuan si suami. Ia akhirnya mencari seseorang lain di luar rumah yang membuatnya bisa tetap terlihat kuat dan mampu, yang mengagumi dan membuatnya merasa berbeda. Ingat... perselingkuhan ada beberapa motif, bukan semata-mata untuk seks, ekonomi tapi perselingkuhan juga bisa bermotif kenyamanan yang didapat dari wanita lain.


2. Suami Merasa Tidak Dihargai.


Pria sangat senang dihargai, itulah mengapa suami sangat senang apabila anda menghargai pemberiannya, jangan sungkan untuk memuji atas apa yang telah dilakukannya. Ini membuat suami merasa dihargai dan tidak mencari orang lain untuk dapat menghargainya. Beberapa wanita sering juga sering bersikap dominan dalam keluarga, terlalu mengekang dan terkadang tidak difikirkan saat bicara, mengeluarkan kata-kata tidak layak sehingga Suami merasa tidak dihargai.


3. Perhatian yang Minim dari Isteri.


Jika wanita selingkuhan suami anda tidak lebih cantik dari anda, berarti suami anda tidak selingkuh hanya semata-mata untuk seks. Hal ini dapat terjadi karena wanita lain yang lebih tertarik dengan pembicaraannya, kehidupannya atau pekerjaannya dibandingkan dengan istrinya sendiri.


Saat isteri tidak peduli, sedangkan diluar sana ada seorang wanita lain yang menaruh perhatian dan antusias dengan apa yang dilakukan oleh suami anda maka akan menciptakan sebuah peluang untuk suami anda beselingkuh. Sebagai isteri berusahalah untuk menjadi wanita yang hangat dan penuh perhatian kepada suami anda dan membuatnya merasa nyaman disamping anda.


4. Suami Merasa Gagal Menyenangkan Istri


Saat suami bangun lebih awal dan membantu menjemur pakaian atau mencuci baju meskipun itu menggunakan mesin cuci, sering terlihat sepele bagi istri namun sebenarnya ia sedang berusaha keras menyenangkan istri. Apabila tidak ada respon positif dari sang istri, atau bahkan menyepelekan apa yang telah dia lakukan, maka suami merasa menjadi pecundang yang gagal dalam menyenangkan hati istrinya. Sehingga akhirnya dia merasa enggan untuk melakukannya di kemudian waktu. 


Kasih sayang yang tulus akan menghadirkan rasa syukur atas upaya apapun yang dilakukan oleh pasangan. Hadirkan perasaan yang baik untuk setiap usaha atau apapun yang dia buat untuk kita.


5. Suami bukan bodyguard, Asisten Pribadi atau Supir anda.


Perlu anda sadari terlebih dahulu bahwa suami anda adalah “pasangan hidup anda” bukan bodyguard yang hanya dibutuhkan pada saat anda merasa terancam, asisten pribadi anda yang hanya dibutuhkan pada saat anda mengalami kesulitan, ataupun supir yang harus mengantarkan anda dan keluarga anda kemana pun yang anda suka.


Bicarakan baik-baik dengan suami anda sebelum anda melakukan sesuatu yang beresiko dan anda tidak akan mampu mengatasinya apabila resiko itu terjadi, jangan anda lakukan secara diam-diam tetapi dikala resiko itu muncul baru anda ungkapkan dan memohon dan merengek-rengek kepada suami anda untuk dibantu penyelesaiannya.


Suami anda bukan supir keluarga, banyak isteri bersikap dominan dan memperlakukan suaminya sebagai sopir keluarga yang harus mengantarkan mertua ke bandara, ke dokter, belanja atau lain sebagainya. Satu atau dua kali hal itu mungkin tidak akan berdampak buruk, tetapi apabila hal ini menjadi suatu rutinitas, apalagi jika itu berkesan  suatu keharusan maka suami akan merasa dimanfaatkan.


Kaum istri sering menonjolkan ke-egoisannya, ia cenderung membela kepentingan pihak keluarganya dibanding dengan pihak keluarga suami. Pada saat anda memutuskan untuk menikah dengan suami anda, berarti anda juga bersedia “menikahi” keluarganya dengan segala kekurangan bahkan kebobrokannya, 78% istri tidak cocok dengan mertua perempuannya.


6. Pelayanan Bercinta.


Tidak disadari oleh para isteri bahwa bercinta merupakan hal yang wajib dilakukan dalam suatu ikatan pernikahan, tetapi dengan alasan capek, kurang enak badan atau halangan sang isteri sering berkali-kali menolak ajakan bercinta dari suami. Sedangkan suami  paling tidak bisa menahan hasratnya dalam bercinta, sehingga si suami mencari obyek yang dapat melepaskan hasratnya. Apabila hasratnya tersebut bisa di dapatkannya dari wanita lain, maka waspadalah hai isteri-isteri.

7. Perawatan Diri.

Setelah memiliki satu anak atau lebih, isteri cenderung berkurang keinginannya untuk berdandan atau merawat diri terutama daerah kewanitaan. Sedangkan suami sangat senang melihat isteri yang bersih dan terlihat rapi.


8. Isteri yang keras kepala.

Beberapa isteri yang mempunyai sifat keras kepala  tidak mau memperbaiki kekurangan-kekurangan yang membuat dirinya sering dijadikan korban oleh orang-orang di lingkungannya, seperti di lingkungan kerja dan lainnya. 


Nasihat dari suami sering diabaikannya dan menganggap dia bisa mengatasinya sendiri, sifat keras kepala ini yang sering membuat para suami kesal dan lama kelamaan berubah menjadi muak terhadap sifat isterinya yang keras kepala. Sehingga suami lebih senang mencari sesuatu hal yang baru diluar sana daripada harus bersitegang dengan “si kepala batu.”


Nah, para istri... anda sudah membaca penyebab suami berselingkuh maka jauhilah beberapa hal diatas, dan perbaikilah perilaku anda terhadap suami, memang tidak ada pembenaran yang mendukung alasan apapun suami untuk berselingkuh. Selingkuh tetaplah tindakan curang terhadap pasangannya. Tapi isteri adalah pondasi keluarga, pondasi yang baik dan kuat tentu akan dapat menopang rumah tangga nya dengan baik. Apakah Anda juga kerap kali mencemaskan kesetiaan suami anda?... lihat ke cermin apakah anda sudah menjadi seorang istri yang baik ? ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar