Sang Legendaris METALLICA



Awalnya James Alan  Hetfield yang lahir pada tanggal 3 Agustus 1963 ini adalah seorang musisi yang permainannya dipengaruhi oleh musisi-musisi papan atas seperti deeppurple dan jim hendrik bercita-cita untuk membentuk band rock, tetapi agaknya dia sedang kesulitan dalam mencari personil yang tepat untuk band yang akan dibentuknya sehingga dia memutuskan untuk memasang iklan di harian the Recycler.
Seorang remaja keturunan Denmark yang mempunyai cita-cita yang sama, Lars Ulrich (26 Desember 1963) menaruh perhatian terhadap iklan baris yang dipasang oleh James Hetfield.  Sehingga dia menghubungi James via telepon dengan semangat yang ber api-api, “you know,… one thing that made me decide to playin in rock is deep purple, they’re crazyyy mann!!!... 

Untuk melengkapi formasi mereka yang saat itu baru ada 2 orang maka mereka sepakat untuk memasang iklan lagi di harian the Recycler, kali ini iklan mereka menarik perhatian dari IIyod granr yang akan memainkan gitar dan Ron McGovney yang akan memainkan bass. Untuk mencapai tujuan mereka ke dapur rekaman maka mereka menghabiskan segala daya upaya untuk beraing dengan band lainnya seperti black flag yang sedang popular di kalangan remaja Amerika saat itu, dengan nama TOYMA.

Sebelum masuk ke album kompilasi METAL MASSACRE atas usulan seorang reporter lokal, Bryan Sangel TOYMA mengganti nama menjadi METALLICA. Album yang ludes terjual pada tahun 1981 ini memulai dikenalnya nama METALLICA di dunia musik rock Amerika.
Setelah album pertama grup ini mulai bermasalah dengan personilnya, IIlyod dan Ron mengundurkan diri dari METALLICA, sehingga mereka kembali mencari pengganti mereka dengan memasang iklan lagi, sehingga mereka merekrut Dave Mustaine dan Cliff Burton untuk meluncurkan alobum demo perdana yang berjudul NO LIFE TILL LEATHER yang awalnya hanya di lepas 5 copy, tetapi secara tidak sengaja album ini sampai ke tangan John Zazula dan Marsha, sepasang penggila music yang memiliki took music bernama Rock N Roll Heaven, dan manajemen artis bernama Zed management yang kagum akan permainan music anak muda Lars CS tersebut, sehingga langsung menawarkan kerjasama kepada mereka dan hijrah ke new Jersey.
Di new Jersey mereka berusaha sekuat tenaga untuk mempromosikan album mereka tapi ternyata menghasilkan kegagalan, kegagalan demi kegagalan yang dialami membuat maka Jon membuat lebel baru bernama Megaforce yang membuat mereka mengeluarkan sebuah album pertamanya.

Sebelum album pertama ini di rilis Dave Mustaine hengkang karena dipicu pertengkaran kecil di rumah Jon, yang berawal ketika James mabuk berat dan secara tidak sengaja menginjak anjing kesayangan Dave, sebenarnya alasan ini bukanlah alasan yang sebenarnya tapi karena Dave merassa di anaktirikan oleh James dan Lars. Kegalauan mereka terobati dengan munculnya Kirk Hammet dari band Exodus, San Fransisco, Kirk yang pernah menuntut ilmu kepada sang maestro gitar Joe Satriani dan steve vai, tentu menjadi salah satu referensinya terhadap james dan Lars CS sehingga album mereka yang dikenal dengan judul KILL EM ALL dan memuat 11 lagu ini sukses besar di pasaran dengan penjualan 300 ribu keping kaset.


Album kedua mereka, READ THE LIGHTNING di rilis pada 27 Juli 1984, yang menghantar mereka menuju kejayaan karena album ini bertahan selama 50 minggu dalam rating Billboard TOP200 sehingga memperlancar mereka dalam pembuatan album mini Jump in the Fire demi kepentingan promosi mereka.

Album selanjutnya adalah MASTER OF PUPPET yang mendapatkan Platinum awards dan berhasil masuk dalam jajaran Billboard TOP40 selama 72 Minggu berturut-turut. Namun terjadi suatu tragedi, Cliff Burton tewas karena kecelakann menimpa bus yang mereka tumpangi dalam perjalanan tur promo album mereka ke Skandinavia. Peristiwa ini tidak hanya sangat memukul semua personil band, tetapi mantan personil Dave Mustaine yang telah mendirikan grup band MEGADETH juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya melalui sebuah lagu yang berjudul My Darkest Hour.
METALLICA mulai mengeluarkan video klip pada album … AND JUSTICE FOR ALL, Video klip lagu berjudul ONE ini menduduki peringkat 1 di MTV yang mendorong mereka untuk membuat video klip CLIFF ‘EM ALL. Sebuah video untuk mengenang saudara mereka tercinta Cliff Burton.

Pada tanggal 10 Agustus 2008 Metallica akhirnya telah menyelesaikan proses rekaman album studio baru mereka yang ke-sembilan DEATH MAGNETIC yang diluncurkan pada tanggal 12 September 2008 di seluruh dunia. Album tersebut diproduseri oleh "Rick Rubin" dan proses rekaman dilakukan di Sound City Studios, Shangri La Studios dan di studio Metallica sendiri.
Sejak konser mereka pada tahun 1993 di stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang berakibat rusuh, maka konsernya tidak di izinkan di Indonesia. Setelah melalui lobi yang panjang dan jaminan oleh pihak penyelenggara maka akhirnya mereka kembali mendapatkan Izin untuk menggelar konser yang spektakuler di Indonesia untuk yang kedua kalinya pada tanggal 25 Agustus 2013 di stadion Gelora Bung Karno yang berlangsung aman terkendali. Bahkan gubernur DKI, Jokowi (yang memang fans dari Metallica) ikut menyaksikan konser tersebut dan dihadiahi sebuah gitar bass oleh Robert Trujillo (bassis).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar